Selasa, 26 Juli 2011

LCC 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Tahun 2011

LCC 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara adalah sebuah Lomba Cerdas Cermat yang berbau Nasionalisme…. 4 Pilar disini adalah :
1. Pancasila
2. UUD NRI 1945
3. NKRI
4. Bhinneka Tunggal Ika
Lomba ini diadakan oleh Pemerintah tepatnya MPR RI dan dilaksanakan di seluruh Indonesia. Lomba ini merupakan lomba berjenjang, dari tingkat kabupaten hingga berakhir di nasional….
Okay, disini saya akan sedikit bercerita tentang pengalaman saya….
(14 Februari 2011)
Nama saya Syifa, saya murid kelas X di sebuah SMAN bertaraf RSBI terfavorit di kota saya…
Saya bukanlah murid yang terlalu pandai di sekolah, bisa dikatakan biasa2 saja… Dan itulah yang membuat saya bingung, kaget, dan merasa begitu senang ketika ditawari oleh guru untuk mengikuti LCC ini. Rasanya benar2 senang… Awalnya saya bingung, apakah saya bisa? Tapi akhirnya saya menerima tawaran tersebut.
“Mba Syifa, ini Bu Ririn. Em, tanggal 1 Maret ini kan mau ada LCC UUD. Kira-kira mba syifa bisa ikut ngga?”
…Bingung….
“Nanti kalau mau, lombanya bareng sama mba raafi, mba woro, sama yang lain. Gimana?” tambahnya lagi… Aku berfikir, ini kesempatan. Dan kesempatan tidak selalu datang untuk kedua kalinya.
Akhirnya kujawab, “Baik bu”
(22 Februari 2011)
Hari ini pembinaan dimulai. Kami berlima dikumpulkan di sebuah kelas. Mba Raafi adalah satu-satunya kelas XI diantara kami. Saya dan Ronaa satu kelas, dan beda kelas dengan dua anak lainnya, Musthika dan Woro.
“Jadi kita latihan setiap hari, karena kita cuma punya waktu satu minggu saja. Kemudian, nanti tanggal 25 kalian gak usah ikut UTS dulu, waktu yang lain UTS, kalian pembinaan.” kata guru pembina kami.
“Lho bu, berarti kita gak ikut UTS? Nanti susulannya banyak banget dong Bu…” kata Woro
“Iya juga sih… Ya udah kalo gitu, ini kan hari Selasa, nanti kalian pembinaan lagi besok sore pulang sekolah, trus kamis-jumat kalian gak pembinaan, fokus UTS. Trus sabtu setelah UTS kalian pembinaan, minggu pagi juga pembinaan jam 9. Trus senin, pulang UTS kalian pembinaan lagi y,,, Selasa-nya kan udah Lomba.” kata pembina.

Untunglah tidak jadi setiap hari di jam UTS…. Tidak bisa kubayangkan jika harus susulan banyak sekali Ujian.
(1 Maret 2011, Hari H)
Kami berangkat dari sekolah pukul 7 ke gedung GSM di Dinas Pendidikan di kabupaten kami. Ada 33 sekolah yang mengikuti lomba ini, terdiri dari SMA dan SMK. Dibagi kedalam 2 kloter.  Untuk SMA pagi, sedangkan SMK siang.
Namun, ada sedikit masalah. Salah satu dari kami, Woro, dia nervous. Karena apa? Yah,karena  dia adalah anak kos, otomatis tidak tinggal sendiri, salah satu dari teman kos-nya juga mengikuti lomba ini dan merupakan anggota Tim sekolah lain yang bisa dibilang “saingan” sekolah kami. Dan malam harinya, dia mendengar teman kos-nya menghapalkan pasal-pasal dengan begitu lancar….
Saatnya perjuangan….
Kami mulai mengerjakan soal-soal LCC tertulis ini dengan hati-hati… Aku adalah juru tulis dan duduk di tengah. Ronaa dan Thika duduk di samping kanan-kiri-ku. Mba Raafi di kanan meja, woro kiri meja.
…Tik…Tok…
…Tik…Tok… Waktu terus berjalann dan tanpa sadar kami telah selesai mengerjakan semuanya dengan cukup baik.
Setelah soal dan lembar jawab dikumpulkan, barulah kami menyadari suatu hal….
Hal yang aneh….
….
….
Kenapa posisi duduk kami berubah? Saat menyadari pertanyaan itu, kami semua tertawa.
Ya, hanya Tim kami saja yg heboh, hanya Tim kami saja yang mengerjakan soal sambil makan permen, dan hanya Tim kami saja yang berpindah pindah tempat duduk, nomaden…..
(2 Maret 2011)
Sepulang UTS, saya dan Ronaa duduk di Pos Satpam menunggu jemputan. Dan kami melihat salah satu dari 3 pembina LCC kami pergi keluar sekolah…
“Ron, jangan2 Pak Permadi lagi ambil hasil Lomba kemaren?” tanyaku pada Ronaa yang duduk di sampingku.
“Iya yah… Semoga kita masuk lah… Kita udah berkorban gak ikut UTS koh…” jawabnya….
Pukul 11.34
Sebuah aku menerima sebuah sms…
From: Bu Asrini Y
Alhamdulillah, Selamat..team SMA1 berhsl mjd juara1 LCC UUD 45. ………………………………………………………………………………………….
Dan apa balasan ku?
“Alhamdulillah, terima juga bu atas bimbingannya”
Lho? ada yang aneh….
Setelah aku membaca lagi apa yang baru saja kukirim, ternyata ada yang hilang….. “kasih”.
malunya…..
(5 Maret 2011)
Selesai sudah UTS…
Saya keluar dari ruang ujian pukul 11 kurang dan langsung minta jemput. Maklum, saya belum punya SIM, jadi tidak berani bawa motor sendiri…
Pukul 11.00 saya dijemput.
Pukul 11.10 saya sudah 2/3 sampai.
tsukurimashoo tsukirimashoo…
Hp-ku berbunyi… Ada sms.
From: Ronaa Alief Fauziyyah
Syif, Pembinaan sekarang.
Akhirnya aku balik lagi kesekolah padahal aku sudah hampir sampai….
Di tingkat kabupaten memang hanya 5 orang, tetapi mulai di tingkat karesidenan, jumlah kami bertambah menjadi 10 orang. 6 org siswa/i kelas X, 4 orang siswa/i kelas XI… Wah,,, jadi ramai.
Asyiikkk….

to be continue

1 komentar:

ronaa mengatakan...

asiiiiik :))

Poskan Komentar